BSC5BSrlGSO8GUd8BSd5GUY5Gd==

DJI Matrice 4D Resmi Kantongi Sertifikasi C6 di Eropa Tanpa DJI Dock 3, Operasi Drone Kini Makin Fleksibel

DJI Matrice 4D Resmi Kantongi Sertifikasi C6 di Eropa Tanpa DJI Dock 3, Operasi Drone Kini Makin Fleksibel
DJI Matrice 4D Resmi Kantongi Sertifikasi C6 di Eropa Tanpa DJI Dock 3, Operasi Drone Kini Makin Fleksibel

JATENGTERKINI.ID — DJI menghadirkan pembaruan penting bagi pengguna drone profesional di kawasan Eropa. Seri DJI Matrice 4D kini memperoleh cakupan sertifikasi C6 meski dioperasikan langsung menggunakan pengontrol DJI RC Plus 2 Enterprise, tanpa harus terhubung ke sistem DJI Dock 3.

Perubahan ini memberikan keleluasaan lebih besar bagi organisasi maupun perusahaan yang membutuhkan operasi drone tingkat lanjut. Dengan demikian, pengguna tidak lagi diwajibkan memasang stasiun dok permanen untuk memanfaatkan sertifikasi tersebut.

Sebelumnya, status C6 pada seri Matrice 4D hanya berlaku ketika drone dijalankan melalui DJI Dock 3, yakni sistem drone otomatis milik DJI yang dirancang untuk mendukung misi tanpa awak secara berkelanjutan.

Sertifikasi C6 kini berlaku untuk pengoperasian manual

Melalui pembaruan terbaru, DJI memastikan sertifikasi C6 juga berlaku saat Matrice 4D maupun Matrice 4TD diterbangkan menggunakan pengontrol genggam DJI RC Plus 2 Enterprise.

Agar dapat memanfaatkan sertifikasi tersebut, perangkat harus menggunakan firmware versi 17.1.5 atau yang lebih baru. Selain itu, operator juga diwajibkan memenuhi seluruh persyaratan dokumentasi sesuai ketentuan yang berlaku.

DJI menegaskan bahwa tidak ada perubahan pada spesifikasi maupun perangkat keras drone. Yang diperluas hanyalah cakupan konfigurasi operasional yang diakui regulator.

Memberikan fleksibilitas lebih besar untuk berbagai misi profesional

Langkah ini dinilai penting bagi banyak operator drone perusahaan di Eropa.

Seri Matrice 4D memang dirancang untuk mendukung berbagai pekerjaan profesional, mulai dari inspeksi infrastruktur, pemetaan wilayah, pemeliharaan utilitas, penanganan keadaan darurat, hingga kebutuhan keselamatan publik.

Model Matrice 4D difokuskan untuk inspeksi visual dengan resolusi tinggi. Sementara itu, Matrice 4TD dibekali kamera termal yang mendukung operasi pemadam kebakaran, pencarian dan penyelamatan, pengamanan, serta penerbangan malam.

Kedua model juga telah dilengkapi beberapa kamera, teknologi deteksi objek berbasis kecerdasan buatan (AI), peningkatan performa dalam kondisi minim cahaya, serta sistem pendeteksi rintangan untuk mendukung pekerjaan di lingkungan industri yang kompleks.

Keunggulan sertifikasi C6 di Uni Eropa

Nilai tambah terbesar berasal dari klasifikasi C6 yang diterapkan di kawasan Uni Eropa.

Kategori ini merupakan salah satu penanda kelas drone berdasarkan Peraturan Delegasi Uni Eropa (UE) 2019/945. Dengan status tersebut, drone yang memenuhi syarat dapat dioperasikan pada skenario standar STS-02 dalam Kategori Specific, selama operator memenuhi seluruh ketentuan operasional maupun persyaratan pelatihan.

Dibandingkan operasi berisiko rendah, STS-02 memungkinkan penerbangan Beyond Visual Line of Sight (BVLOS) tertentu menggunakan jalur penerbangan yang telah diprogram sebelumnya di wilayah dengan kepadatan penduduk rendah.

Kemampuan ini sangat membantu pekerjaan yang membutuhkan jangkauan penerbangan jauh.

Sebagai contoh, inspeksi jalur listrik, jaringan pipa, rel kereta api, maupun jalan raya yang membentang beberapa kilometer dapat dilakukan tanpa harus memindahkan posisi pilot secara berulang untuk menjaga kontak visual dengan drone.

Operator cukup menyusun rute penerbangan terlebih dahulu, kemudian menjalankan misi BVLOS sesuai ketentuan STS-02.

Tim pencarian dan penyelamatan juga berpotensi memperoleh manfaat ketika harus menyisir kawasan hutan, pedesaan, atau area luas lainnya yang menyulitkan pengawasan visual secara terus-menerus.

Sertifikasi C6 bukan berarti bebas terbang BVLOS

Meski cakupan sertifikasi diperluas, kepemilikan drone berlabel C6 tidak otomatis memberikan izin untuk langsung menjalankan operasi BVLOS.

Drone tetap harus memenuhi berbagai persyaratan teknis, di antaranya memiliki berat lepas landas maksimum di bawah 25 kilogram, mendukung geocaging, sistem pengendalian volume penerbangan, pemantauan hubungan perintah dan kontrol, hingga Sistem Penghentian Penerbangan independen yang akan aktif secara otomatis apabila pesawat keluar dari area operasi yang telah ditentukan.

Seluruh fitur tersebut sudah tersedia pada perangkat keras seri Matrice 4D.

Perubahan terbaru hanya menegaskan bahwa regulator kini mengakui kemampuan tersebut, baik drone diterbangkan melalui DJI Dock 3 maupun langsung menggunakan RC Plus 2 Enterprise.

Operator tetap wajib memenuhi ketentuan regulasi

Selain spesifikasi drone, operator juga harus memenuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan regulator.

Untuk dapat beroperasi secara legal dalam skenario STS-02, organisasi diwajibkan memperoleh otorisasi operasional atau menyampaikan deklarasi kepada otoritas penerbangan nasional.

Mereka juga harus menyelesaikan pelatihan teori dan praktik, menjaga dokumentasi operasi serta pemeliharaan, menyiapkan prosedur tanggap darurat, hingga memenuhi ketentuan terkait pengamat selama pelaksanaan misi jarak jauh.

Dengan kata lain, sertifikasi C6 hanya memenuhi aspek perangkat keras dalam keseluruhan kerangka regulasi.

Perbedaan STS-01 dan STS-02

Pembaruan ini juga menyoroti perbedaan antara STS-01 dan STS-02.

STS-01 umumnya digunakan untuk operasi Visual Line of Sight (VLOS) memakai drone kelas C5 di area darat yang terkendali.

Sementara itu, STS-02 memang dirancang bagi drone kelas C6 untuk mendukung operasi BVLOS yang telah direncanakan sebelumnya di kawasan dengan jumlah penduduk yang lebih sedikit.

Pilot tetap diwajibkan mempertahankan kontak visual saat proses lepas landas maupun pendaratan. Namun selama misi berlangsung, drone diperbolehkan terbang di luar jangkauan pandangan visual sepanjang mengikuti jalur penerbangan yang telah diprogram dan seluruh persyaratan operasional dipenuhi.

Mempermudah operasi lapangan di berbagai lokasi

Bagi perusahaan yang sebelumnya mempertimbangkan penggunaan platform Matrice 4D, pembaruan ini menghapus salah satu kendala operasional yang cukup besar.

Kini, pengguna tidak lagi harus mengandalkan instalasi DJI Dock 3 di lokasi tetap untuk memperoleh manfaat sertifikasi C6.

Drone yang sama dapat diterbangkan dari berbagai lokasi menggunakan pengontrol genggam RC Plus 2 Enterprise. Kondisi tersebut membuka peluang lebih luas untuk mendukung inspeksi bergerak, respons keadaan darurat, hingga berbagai operasi lapangan sementara tanpa keluar dari ketentuan regulasi yang berlaku di Eropa.

Tambahan fleksibilitas ini menjadi nilai penting bagi operator drone perusahaan yang membutuhkan mobilitas tinggi dalam menjalankan berbagai misi profesional.

Polo4d

Ketik kata kunci lalu Enter

close